"Sayang.... Ayo bangun, aku sudah disini, aku kangen sama kamu. Ayo bangun," ucap Edgar lagi. Ia belai lembut tangan Ara memberikan isyarat jika ia ada untuk Ara, namun Ara masih diam tak bereaksi, Edgar menghela nafas panjang. Sebenarnya ia sangat lelah karena hampir 20 jam ia berada di pesawat dan langsung ke rumah sakit dari bandara. Matanya sangat berat dan mengantuk, seorang perawat memintanya keluar karena sudah 10 menit ia di dalam. Dengan wajah lesu ia keluar dari ruang ICU dan kembali duduk di bangku yang ada di depan ICU. Ia sandarkan punggungnya yang lelah, tanpa menunggu lama Edgar terlelap. Ia membuka matanya saat tubuhnya digoyangkan oleh seseorang, Edgar melihat Alan berdiri di depannya. "Alan..... " "Pak Edgar, lebih baik pak Edgar pulang dan istirahat, pak Edgar t

