Ara berjalan keluar dari markas, tiba tiba Devana sudah berjalan disampingnya. "Busyet.... Bikin terkejut aja sih," gerutu Ara. "Pak Edgar ke LA ya Ra?" "Hemmm...." "Kirain Dani bohong." "Bohong? kalian ini sebenarnya gimana sih? pacaran atau pendekatan?" "Kita udah pacaran sih beberapa hari lalu." "Mmm...pantas." "Pantas apaan?" "Ya itu baru pacaran, jadi masih posesif." "Seperti kamu enggak aja dulu." "Enggak dong, biasa aja aku dulu." "Masa?" "Iya." "Nggak percaya." "Ya udah kalau nggak percaya, terserah," jawab Ara berjalan meninggalkan Devana. "Yaelah gitu aja ngambek Ra." "Siapa yang ngambek sih Van, aku mau pulang." Ara berjalan keluar dari markas. "Kamu nggak bawa mobil Ra?" "Enggak, mobilku dipinjam bang Alan, mobilnya mogok." "Aku antar yuk, aku bawa mobil.

