Ara sedang berjalan keluar dari gedung satresnarkoba, di depan gedung ia melihat Nada dan mamanya, Ara menghentikan langkahnya, ia menatap dua orang itu dengan perasaan masih campur aduk, ia kemudian berjalan mendekati mereka. "Halo Nada, tante," sapa Ara, entah apa yang mendasari Ara melakukan itu, melihat tidak ada penolakan dari Ara dengan kehadirannya dan mamanya membuat Nada tersenyum lega. "Mama mau mengundang kamu dan kak Alan juga istrinya makan malam di rumah kami, bisa?" Ara berfikir sejenak, tak ada gunanya ia membenci papanya dan keluarga barunya, beberapa waktu lalu juga Edgar ingin dipertemukan dengan papanya karena ia serius ingin segera menikah dengan Ara. Ara mengangguk, anggukan Ara membuat wajah Nada berbinar ceria, tak menyangka Ara mau datang. "Serius Ra?" "

