Ara keluar dari rumah Alan, hari ini ia malas membawa mobil, Ara ingin naik angkutan umum saja apalagi hari ini ia memakai pakaian sipil jadi ia takkan jadi pusat perhatian di busway, ia naik angkutan umum dari rumah Alan menuju halte busway lalu menuju mabesnya. Tak menunggu lama ia sudah duduk dimejanya dan mengerjakan pekerjaannya, 1 jam kemudian ia lihat Devana masuk terburu buru. "Kenapa kamu Van?" "Andrew udah telepon kamu Ra?" "Andrew? enggak. Kenapa memang?" "Pagi ini dia menelepon aku menanyakan kamu." "Menanyakan aku? kenapa?" "Ya ampun cewek satu ini nggak peka sama sekali, dia itu suka sama kamu Ra, terlihat jelas kali." "Ah masa? anggapan kamu saja Van. Udah ah aku mau kerja dulu." "Ih dibilangin nggak percaya." "Udah sana." "Iya iya." Tak lama Devana keluar,

