Part 61

1704 Kata

Ara menyodorkan gelas teh ke depan mulut Edgar, Edgar menyesap teh hangat itu beberapa teguk dan menjauhkannya dari mulutnya. Ara meletakkan teh di meja nakas.    “kamu mau makan apa? Biar aku minta bibi masak buat kamu.” “mulutku pahit Ra, perutku juga tidak nyaman.” “kalau begitu biar aku minta bibi buat bubur saja, pasti kamu makan dengan tidak benar. Dan beberapa hari ini tidak perlu datang ke hotel.” “tapi Ra, banyak yang harus aku periksa dan aku kerjakan.” “Gar, aku tahu pekerjaan kamu banyak, tapi keadaan kamu tidak memungkinkan untuk bekerja, tubuh kamu itu sudah protes karena selalu kamu forsir untuk bekerja. Jika kamu paksa bukan malah pekerjaan kamu selesai tapi tubuh kamu bakal lebih sakit lagi.” Edgar menghela nafas, apa yang dikatakan istrinya memang ada benarnya. Jik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN