Rafa 2

2038 Kata

Rafa merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur besar di kamarnya. Dengan satu gerakan lelah, ia menarik dasi dari lehernya lalu melemparkannya sembarangan ke lantai. Kancing paling atas kemejanya juga ia buka, seolah kain yang melekat di tubuhnya itu terasa terlalu menyesakkan. Beberapa kali Rafa menghela napas panjang. Hari ini benar-benar menguras tenaganya. Bertemu keluarga Kaima terasa jauh lebih melelahkan dibandingkan menghadiri dua atau tiga rapat besar dengan klien penting sekaligus. Dalam dunia bisnis, Rafa tahu apa yang harus ia lakukan. Ia bisa bersikap tegas, membuat keputusan cepat, bahkan menghadapi tekanan tanpa kehilangan kendali. Namun hari ini berbeda. Ia harus duduk selama hampir dua jam, mendengarkan orang-orang membicarakan masa depannya… seolah hidupnya sudah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN