Selena menatap Gibran yang ada di depan sana. Yang menunggu dirinya di atas altar. Selena tersenyum manis. Lalu mulai berjalan mendekati lelaki itu di dampingi oleh ayah Selena yang membawa Selena ke hadapan Gibran. Selena tersenyum manis pada lelaki yang akan menjadi suaminya beberapa jam lagi. “Tolong bahagiakan Selena. Bila kamu sudah tidak sanggup untuk menjaganya dan memberikan kebahagiaan pada Selena. Kamu bisa kembalikan dia pada saya dengan cara yang baik dan jangan menyakitinya.” Pesan Yoseph diangguki oleh Gibran. “Saya akan menjaga Selena dengan baik. Saya tidak akan pernah menyakitinya.” Ucap Gibran. “Saya harap kamu menempati apa yang kamu katakan. Selena itu anak perempuan saya yang paling saya sayangi. Dia pernah disakiti oleh lelaki. Saya harap kamu tidak akan pernah