Selena melenguh dan membuka matanya perlahan. Selena yang merasakan kaki dan tangannya tidak bisa digerakkan dan diikat. Lalu menatap pada kaki dan tangannya. Lalu menatap terkejut pada tubuhnya yang telanjang. “Apa yang terjadi?” tanya Selena, dia mengira hanya pingsan ketika mengetahui anaknya diculik. Tetapi melihat keadaannya sekarang. Dia ikut diculik. “Jaden! Jaden! Dimana anakku?!” tanyanya. Mengabaikan kondisinya yang telanjang. Dan lebih memikirkan tentang anaknya yang tidak ada dan seperti apa keadaan anaknya sekarang. “Anak kita baik-baik saja sayang. Kau sudah bangun rupanya.” Selena menatap pada lelaki yang barusan bertanya. Selena menatap Calvin dengan tatapan penuh ketakutannya melihat lelaki itu yang berjalan mendekati dirinya. Selena yang ingin pergi. Namun tidak bis