Gibran, Raka, dan Yoseph berlari masuk ke dalam rumah. Ketika mendengar Selena yang diculik. Gibran menatap pada ibu mertuanya. Hari pernikahan yang seharusnya menjadi hari yang paling bahagia. Tetapi kenapa malah semuanya menjadi kacau seperti ini. Jaden dan Selena yang diculik dan semuanya adalah kelakuan Calvin. Sialan! Seharusnya Gibran tidak mengundang lelaki itu ke pernikahannya dengan Selena. Kalau saja, dia bisa berpikir lebih jernih dan lebih jauh. Maka tidak akan ada hal seperti ini. Selena dan Jaden masih di sini bersama dengan dirinya. Dua orang yang sangat disayang oleh dirinya tidak akan pernah pergi kemanapun dan tidak akan pernah diculik. “Semuanya adalah ulah Calvin.” Ucap Gibran, menatap pada mertuanya. Raka mengepalkan tangannya. Dia sungguh benci dengan fakta yang