BAB 31

1438 Kata

RANTAI YANG TIDAK PERNAH LEPAS ​Sintra – Sayap Terlarang Vila Vasconcelos, 04.17 Pagi ​Ruangan itu bukan hanya tanpa jendela, tapi tanpa jiwa. Hanya satu lampu neon di langit-langit yang merintih dan berkedip-kedip, seperti mata sekarat yang menolak kegelapan total. Udara di sana berat, kental—bau besi, karat, dan garam keringat yang sudah mengering. ​Rafael Vasconcelos duduk bersandar ke dinding beton yang dinginnya menembus tulang. Pergelangan tangan dan kakinya dirantai oleh borgol baja, bukan sekadar penahan, tapi gigi baja yang sudah menggigit kulitnya hingga darah tipis menetes dan segera diserap lantai. ​Ia tidak babak belur—belum. Vasco belum mulai menyentuh wajahnya. Ayahnya selalu menyimpan wajah untuk terakhir, katanya, “supaya masih mirip kalau harus difoto—foto untuk ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN