Berjuang Bersama

2155 Kata

Tidak semua manusia yang duduk di pemerintahan jahat, tidak juga semua jurnalis itu baik. Marsha belajar kalimat itu dengan cara paling melelahkan dengan menatap layar hampir dua puluh empat jam tanpa benar-benar memejamkan mata. Grafik percakapan naik turun, tagar beranak pinak, dan di sela-sela kemarahan publik, selalu ada suara lain yang berusaha membelokkan arus dengan menyebut laporan itu buatan mesin, menyebut data dimanipulasi, menyebut semuanya hoaks yang dirangkai rapi. Ia menyaring satu per satu. Akun anonim yang tiba-tiba aktif, opini yang terasa terlalu cepat, narasi yang mengulang kata kunci sama seperti skrip. “Astaga, mereka dibayar berapa sih sampai mau beradu opini sama orang-irang hebat?” Marsha menggelengkan kepala. “Untung ada banyak influencer yang ada di pihaknya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN