Artikel itu belum diterbitkan. Kursor masih berkedip di ujung kalimat terakhir, menunggu keputusan yang tertahan. Namun sebelum Marsha sempat melangkah sejauh itu, sebuah kenyataan menghantam lebih dulu membuatnya teralihkan, kenyataan bahwa Arvino adalah alasan Kalandra berada di rumah tahanan sekarang ini. Bukan karena Kalandra melukai manusia. Tidak. Ia hanya melukai mesin yang mengoyak laut, mesin yang menggerus karang, mesin yang memerah kedaulatan menjadi angka-angka keuntungan. Tetapi dunia bereaksi seolah darah tertumpah. Karena yang sesungguhnya tersentuh bukan nyawa, melainkan tambang uang para oknum yang merasa wilayahnya diganggu. Dan Arvino…. “Dasar sinting,” gumam Marsha jika mengingatnya. Sore itu, Marsha memilih melakukan hal paling sederhana sekaligus paling bermakna yai

