Setelah sambungan telepon dengan nomor yang diprivasi itu terputus, Bina segera membuka laci di samping tempat tidur. Ia mengecek keberadaan kartu ATM suaminya yang memang sengaja diletakkan di situ. Niko memang tidak pernah membawa kartu ATM-nya ke mana-mana karena jika ingin mengambil uang, pasti akan menggunakan fitur tarik tunai card less atau tanpa kartu. Ternyata memang ada. Kartu ATM suaminya itu tergeletak di sana. Bina mengambilnya lalu bersiap-siap untuk mengecek mutasinya ke mesin ATM terdekat. Untungnya di minimarket seberang kosan ada ATM bersama sehingga Bina tak perlu repot-repot ke Forena langsung. Ia hanya perlu berjalan kaki dan menyeberang. Tepat setelah Bina keluar pintu, ia melihat Satya sedang duduk di kursi panjang. Pria itu langsung menoleh padanya, bahkan kini mu

