Bab 42 - Rencana Pertama

1720 Kata

“Komunikasi adalah kunci. Tanpa komunikasi, kakak akan kesulitan membawamu kabur dari situ. Makanya, kita harus komunikasi, Bin,” jelas Niko yang panggilannya masih terhubung dengan Bina. Niko juga tetap bersembunyi sambil mengawasi pergerakan Elan. Satu yang Niko harapkan kali ini—jangan ketahuan sebelum pembicaraannya dengan Bina tuntas. “Tapi hapeku disita, Kak. Gimana caranya kita komunikasi setelah ini? Sekarang aku mungkin beruntung karena bisa ngambil hape Mas Elan, tapi di lain waktu belum tentu bisa begini lagi,” jawab Bina dengan nada khawatir. “Apalagi kalau ketahuan kita teleponan dari riwayat panggilan yang aku nggak tahu bisa dihapus atau nggak, soalnya hape Mas Elan ini dikunci. Kalau ketahuan, aku yakin Mas Elan bakalan lebih ketat.” “Dengar baik-baik karena Elan yang la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN