“Sori, kamu siapa?” tanya Niko yang bingung karena tidak tahu kalau wanita di hadapannya adalah wanita yang tinggal di kosan nomor satu. “A-aku ... yang tinggal di sebelah,” jawab Hanna cepat, berusaha tidak gugup. Padahal aslinya wanita itu sangat gugup. Ya, saat berhadapan secara langsung begini, Hanna jauh lebih deg-degan. Apalagi pria di hadapannya itu tak mengenakan atasan alias top-less. Rasanya ingin sekali menyentuh perut yang sangat menggoda di hadapannya. Serius, Hanna semakin yakin bahwa pria di hadapannya adalah tipenya. “Oh,” balas Niko. “Ada apa?” Hanna itu biasanya sangat percaya diri, tapi berhadapan dengan tetangga barunya ini malah membuatnya seolah bingung harus bersikap bagaimana. “I-ini, aku bawain donat. Mudah-mudahan kamu suka,” ucap Hanna seraya menyerahkan se

