Tiba di kosan, Bina dan Niko sempat diajak oleh Riki berkeliling lingkungan kosan dulu untuk diperkenalkan tentang berbagai fasilitas yang ada di sana—dapur bersama, laundry room, hingga rooftop untuk menjemur pakaian sekaligus tempat bersantai. Sedangkan Satya tidak ikut berkeliling karena ingin langsung ke kamar. Sampai pada akhirnya, Niko dan Bina kini hendak masuk ke pintu nomor dua. Menggunakan kartu yang kini resmi dipegang oleh mereka, pengantin baru itu masuk dan menutup pintunya dari dalam. “Lumayan juga ya, Kak. Kosannya melebihi ekspektasi aku,” ucap Bina seraya melihat-lihat sekeliling ruangan. Ada ruang tamu yang tidak terlalu besar tapi aesthetic. Ada sebuah kamar yang juga sangat rapi dan tentunya kamar mandi. Tempat ini sangat cocok untuk hidup sendiri maupun berdua denga

