"Hah!? Kamu ngomong apa barusan!? Sorry, nggak kedengar!" Teriakan itu bersumber dari arah belakang Wira. Tentu sang pemilik suara tak lain dan bukan sosok gadis yang tengah duduk anteng di jok belakang Wira yang sudah lama berdebu. Fela! Bisa bahaya jika Fela barusan mendengar gumaman Wira, gadis itu pasti teringat kembali mengenai masa lalu mereka berdua yang tidak baik. Walau sebenarnya tidak ada yang salah dengan gumaman Wira, karena memang itulah yang saat ini tengah Wira rasakan. Ia hanya berusaha mengungkapkannya pada malam, agar terdengar dan terbawa angin. Lenyap. Wira sama sekali tidak menduga bahwa Fela turut menjadi pendengar gumamannya. "Nggak ngomong apa-apa, kok! Kamu ngantuk!?" tanya Wira yang sebenarnya hanyalah sebuah siasat untuk mengalihkan perbincangan berbahaya i