EXTRA PART AYA. 1

700 Kata

Aya, putri satu-satunya Rara, dan Razzi, memarkir motornya di samping rumah "Assalamualaikum." Ia mengucap salam, seraya duduk di kursi teras samping. "Walaikum salam." Asifa, nini-nya yang menjawab salam. Aya selesai melepas sepatu, baru mencium punggung, dan telapak tangan Asifa. "Sudah makan?" Tanya Asifa dengan suaranya yang selalu terdengar lembut. "Belum, Ni." "Sholat Dzuhur?" "Alhamdulillah, sudah. Rahmi mana?" Rahmi adalah putri Rahman. Rahman adik angkat Rara. Usia Rahmi baru lima tahun, sekarang sudah sekolah di TK A. "Tidur siang." "Yang lain masih kerja ya, Ni?" "Iya, kamu ganti pakaian, Nini siapkan makan dulu." "Nini masak apa?" "Jaruk kalangkala, dengan pepuyu bebanam." "Nikmatnya ... aku ke atas dulu, Ni." "Iya, Sayang." Asifa ke dapur untuk menyiapkan maka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN