EXTRA PART AYA 2. 51

895 Kata

Jemari mungil Rahmi masih memegang jemari Aya. "Kalau Kak Aya tidul telus, nanti Ami mau tidul juga, bial Ami bisa main dalam mimpi sama Kak Aya. Main dalam mimpi bisa'kan, Om Al." Al tidak menjawab, ia masih mendekap Rahmi dengan erat. "Eh!" Tiba-tiba Rahmi berseru. Al mengikuti arah pandangan Rahmi. Jemari Aya, merespon pegangan jemari mungil Rahmi. "Aya ...." Jemari Aya bergerak, meraba jemari Rahmi. Al menurunkan Rahmi dari atas pangkuan. Ia menekan bel untuk memanggil dokter. Rahmi terdiam, tak bersuara, tak bergerak, tatapannya lekat pada jari Aya yang bergerak. Dokter, dan perawat masuk. Al, dan Rahmi diminta untuk ke luar ruangan. Begitu Al, dan Rahmi ke luar. Semua yang menunggu di luar mendekat. "Ada apa?" Tanya Rara dengan perasaan cemas luar biasa. "Jemari Aya meresp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN