61. Bayi Kembar

2131 Kata

Kiran pikir, ketika dia membuka mata maka akan mendapati Elang yang marah dan mengomelinya. Ternyata, dugaannya salah. Justru Elang sedang duduk di sisi ranjang dengan kedua tangan menggenggam erat jari jemarinya. Dengan senyuman, lelaki itu tampak lega mendapati sang istri membuka mata juga pada akhirnya setelah lebih dari satu jam dalam kondisi tak sadarkan diri. "Sayang ... kau sudah bangun?" Kiran memaksakan bibir mengulas senyuman. "Lang, anak kita?" Ya, Kiran tentulah ingat apa yang terjadi dengannya. Dia pun tahu jika tadi sempat mengalami pendarahan. Jadi, begitu membuka mata, yang ada dalam ingatan adalah kondisi bayi yang sedang dikandungnya. "Hust! Kau harus tenang. Semua baik-baik saja," jawab Elang memberi ketenangan pada diri Kiran. Tak ingin sang istri panik juga ketakuta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN