46. Saling Bicara

1802 Kata

Seolah kebetulan pada saat Kiran sampai di rumah, bahkan masih menghentikan mobilnya di depan pagar dan dia pun belum sempat turun dari dalamnya. Suara motor yang sudah Kiran hapal di luar kepala tertangkap oleh indera pendengarannya. Kiran menghela napas, melirik pada kaca spion di mana sorot lampu yang terlihat kini makin mendekat dan pemuda itu menghentikan laju kendaraannya tepat di depan mobilnya. Tanpa diminta, Elang sudah turun dari atas motor besarnya lalu membuka pintu pagar. Dia buka lebar agar memudahkan mobil Kiran masuk ke dalamnya. Kembali menunggangi motor yang masih menyala lalu memasukkan ke dalam halaman. Sementara Kiran, wanita itu masih betah berada di mobil dalam diam menunggu Elang selesai memarkir motor, niatannya setelah itu barulah dia yang memasukkan mobil ke dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN