Mey tahu Fardan cemburu. "Cemburu ya?" Mey terkikik seraya menatap wajah Fardan. "Tentu saja aku cemburu!" "Aku hanya menatap. Tidak sedang berharap. Aku tidak akan terperangkap. Karena sudah punya suami yang mantap." Mey terkikik lagi. Fardan menghela nafas, berusaha menenangkan perasaan. Fardan tidak bisa bohong kalau ia cemburu. Selama disini Fardan berusaha menahan rasa cemburu saat para pria menatap Mey dengan tatapan. Terpesona. Hampir semua pria menatap Mey seperti itu. "Jangan ngambek dong!" Mey duduk dipangkuan Fardan. Fardan menggendong Mey masuk ke dalam. Setelah di dalam, Mey mencium bibir Fardan. Mereka bercinta untuk terakhir kali dihotel itu. Setelah selesai bercinta mereka bersiap untuk pulang. Mereka masuk ke mobil lalu Fardan menjalankan mobil menuju gerbang