9. Tuntutan Pernikahan Turun Ranjang

1220 Kata

Evelyn masih tertawa, masih tak menyadari tatapan tajam Damian yang tertuju pada ujung bibirnya yang terluka. Beberapa saat kemudian, matanya melebar saat melihat maskernya tergeletak di atas meja. "Ekh... saya permisi dulu, Pak." Dengan secepat kilat Evelyn membereskan barang-barangnya dan meninggalkan Damian yang hanya terdiam memandanginya. Dia tidak ingin Damian membuka pembicaraan mengapa bibirnya terluka. "Evelyn ...." Baru saja Evelyn berjalan 5 langkah, Damian memanggilnya. Gadis itu menghentikan langkahnya, lalu berbalik setelah mengembuskan napas panjang. "Ayo ikut saya," ucap Damian sembari membereskan barang-barangnya. Evelyn hanya terdiam, perasaan canggung tiba-tiba menyeruak di dalam d**a. Dia memang berniat mendekati Damian, tapi bukan dalam keadaan yang 'berantakan'

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN