"Terima kasih atas makan siangnya, Pak. Saya turun duluan sebelum ada yang menyadari kita pergi berduaan," ucap Evelyn begitu keduanya tiba di kampus. "Sama-sama. Nanti kamu pulang naik apa? Mau saya antar?" "Tidak perlu, Pak. Saya nggak mau membuat keributan yang tidak perlu," tolak Evelyn. "Apa kamu yakin bisa pulang sendiri?" tanya Damian yang masih menampilkan raut wajah khawatir. "Yang sakit 'kan cuman tangan saya, bukan kaki. Jadi saya masih bisa jalan kaki, Pak. Betewe, saya ke kelas duluan, sampai jumpa lagi," jawab Evelyn yang mulai jengah atas perhatian berlebihan Damian. Pria itu hanya dapat memperhatikan punggung Evelyn yang menjauh, dan barulah dia mengingat akan perkataan Gerald yang mengatakan gadis itu gembel saat di restoran tadi. Padahal Damian tak begitu mem

