Kondisi Abbas Angkasa sudah mulai membaik sehingga dirinya sudah diperbolehkan untuk beristirahat di rumah. Jelas hal itu adalah kabar gembira bagi pria itu karena dirinya sudah tidak betah berada di ruangan serba putih itu dan ia juga ingin cepat-cepat menyelesaikan masalah yang beberapa hari ini dia percayakan kepada Pedro. Kini ia sedang mengamati beberapa bukti yang telah dikumpulkan oleh pria itu sehingga Abbas akan dengan mudah menuntut atau bahkan menghancurkan orang-orang yang telah berani ingin mencelakai wanitanya. "Sejak kapan mereka bersama?" tanya Abbas yang sedang meneliti foto kebersamaan Lani dan Danus di sebuah hotel. "Tepat setelah acara pembukaan butik Nona Diva," sahut pria itu menjelaskan. Abbas mengangguk-anggukkan kepala dan mendengkus sinis. "Lalu karena ini, pr

