Pengantin Tuan Muda

1908 Kata

“Nona Beby, Anda beruntung sekali mejadi pengantin Tuan Muda Roland, saya turut merasa senang,” ucap Rani mengalihkan perhatian Beby. Andai saja Rani mengetahui kejadian yang sebenarnya, masihkah dia beranggapan kalau Beby beruntung menikah dengan Roland? Beby malas menanggapi. “Ada banyak gadis berharap bisa menjadi pendamping hidup pria sesempurna Tuan Muda Roland. Dan Nona Beby yang mendapatkan posisi itu.” Rani mengusap-usap wajah Beby dengan spoon sangat lembut, membuat tampilan make up di wajah Beby tampak sempurna namun terkesan natural. “Aku tidak menyangka jika ternyata calon pengantin wanitanya adalah gadis muda sepertimu.” ‘Ya ampun, wanita ini bawel sekali.’ Pikir Beby. Ia tidak menyukai pembicaraan itu. “Aw!” pekik Beby sambil memundurkan kepala. Tangannya memegang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN