Merasa Tidak Nyaman

1603 Kata

Sial, seseorang dibalik pintu kembali mengayunkan kepalan tangan untuk mengetuk pintu kedua kalinya tepat saat pintu sudah di posisi terbuka. Plak! Kepalan tangan pria itu mendarat di da-da Yona. “Hei! Sial*n!” Yona memaki kesal. “Apa yang kau lakukan? Kau menyentuh dadaku,” kesal Yona sambil menatap dadanya sendiri. Pria bertubuh tegap itu cepat-cepat menarik kepalan tangannya. “Maaf, aku pikir kau juga mengerti kalau kejadian barusan adalah kecelakaan, murni tanpa disengaja,” ucap pria bertubuh gagah itu tegas. “Mohon untuk berbicara tidak pakai otot.” Beby malah terkekeh menyaksikan kejadian itu. ia sangat mengenal pria yang kini berdiri di depan pintu, Kenzo. “Hei, kau sudah menikmati bagian milikku, tapi malah nyolot! Minta maaf!” kesal Yona. “Sorry, aku sama sekali ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN