“Selamat malam, sayang!” Viola berseru saat melihat Beby melangkah di anak tangga. Ini adalah ke sekian kalinya Viola menjenguk Beby setelah beberapa kali sebelumnya ia datang membawa makanan sesuai dengan pesanan Beby. Kemudian ia menjerit, “E e eeeh… pelan- pelan! Jangan cepat-cepat!” Viola cemas melihat langkah Beby yang terlihat lincah saat menuruni anak tangga. Jika terpeleset, bisa kacau segalanya. Ini adalah kesekian kalinya Viola menjenguk Beby. biasanya ia datang sendiri, kali ini bersama Tomy, suaminya. Tomy jarang menjenguk, namun sering menelepon dan menanyakan kondisi Beby. Di Samping Tomy kerap dilanda kesibukan pada urusan pekerjaan, ia juga jarang ada di Jakarta. Beby menghambur dan memeluk mamanya. “Kangen!” bisik Beby yang langsung mendapat sambutan elusan di kepa

