Genggaman Tangan Roland

1126 Kata

“Kau masih menyimpan sapu tanganku?” tanya Roland datar. “Ya. bukankah kau sudah memberikannya kepadaku? Kenapa kau tanyakan itu lagi?” “Pinjam. Untuk mengelap mukaku!” Roland menunjuk kulit wajahnya yang basah. Gadis di hadapannya benar-benar tidak peka. Entah tidak peka atau memang tidak mau peduli sama sekali. “Pakailah!” Beby melempar sapu tangan yang baru saja ia raih dari kantong bajunya. Roland dengan gesit menangkap sapu tangan yang melayang ke arah wajahnya. Lalu mengelap wajahnya dengan sapu tangan itu. “Tunggu, kau bilang tadi kalau kau meras senang karena sekarang aku berubah pikiran, aku kini takut kehilangan bayiku, begitu?” hardik Beby. “Hei, jangan ke Ge- Er an ya! Ini bayiku dan kau tidak punya hak atas dia!” ketus Beby tiba-tiba. Roland tetap tenang. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN