“Biarkan aku yang menemani Beby ke dokter,” ujar Yona berusaha membuat situasi menjadi lebih baik. Menjadi bagian dalam urusan bayi Beby adalah hal paling menyenangkan bagi Yona. Sekilas Roland menatap Yona, kemudian pandangannya kembali ke wajah Beby yang sampai detik ini tampak meringis menahan nyeri. “Ini pilihan berat. Dan aku berharap tidak akan ada lagi kondisi seperti ini di lain hari. Percayalah, aku akan langsung menghubungimu saat urusanku selesai. Ayo, kuantar kau ke mobil.” Roland menggendong tubuh Beby, membuat sekilas bibir Beby tersenyum. Supir siaga membukakan pintu mobil dan Roland secepatnya memasukkan tubuh Beby ke mobil. Yona menyusul masuk, duduk di sisi Beby. “Kau hati-hati ya! kabari aku!” ucap Roland kemudian menutup pintu mobil sesaat setelah mendapat a

