60

545 Kata

Panji dengan berani bicara pada Papa dan Mama mertuanya. Ia menunggu hari ini terjai. Beberapa bulan ini, hidupnya kembali bersemangat karena sudah bertemu dengan Maura dan pandu, putranya. Selama itu pula, Panji mencari bukti kejahatan Anetha dan keluarganya. Panji sudah bertekad bulat untuk menceraikan Anetha. "Mumpung semuanya berkumul disini. Saya ingin menyampaikan seuatu hal yang sangat penting. Kehadiran saya disini, bukan karena saya sangat mencintai Anetha. Jutru, saya kasihan engan Anetha yang di abaikan begitu saja, hingga tidak ada yang memperhatikan dia," jelas Panji pada papa dan mama mertuanya. Anetha pun mulai terdiam ambil mengerutkan keningnya. Panji mengambil seuatu dari ta kerjanya dan meletakan di meja. Papa mertuanya mengambil dan membuka amplop cokelat berisi f

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN