43. Pereda Stress

1660 Kata

Hari-hari berikutnya aktifitas di kantor Maura sangatlah sibuk terutama bagian tim produksi yang akan mempersiapkan acara untuk live pertunangan Rachel dan Ardana. Ardana juga selalu pulang larut malam dan pergi pagi-pagi sekali sehingga jarang bertemu Maura meski mereka satu rumah. Maura tak mau mencari tahu tentang pertunangan itu, namun setiap hari yang dia dengar selalu lah tentang hal tersebut, membuatnya mau tidak mau tahu. Selain fitting baju untuk pertunangan, rupanya foto-foto prewedding mereka pun sudah jadi, bahkan dikirim ke kantor tim produksi sebelum dibawa ke hotel. Foto-foto berbingkai besar yang dikagumi para karyawan itu nyaris membuat Maura menangis, dia tidak pernah foto seperti itu. Dan dia menyadari itu kesalahannya, apakah jika saat menikah itu dia mengumumkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN