52. HIBURAN UNTUK TRISTAN

1421 Kata

Tristan sedang duduk di meja barista, dengan secangkir kopi di hadapannya. Hampir satu jam ia hanya diam, tanpa beranjak dari tempat duduk. Dua cangkir kopi sudah ia habiskan, tanpa peduli jika malam ini tidak bisa tidur. Suasana di coffee shop cukup ramai karena malam ini adalah malam minggu. Semua karyawan nampak sibuk, tapi Tristan sama sekali tidak ingin membantu. Ia Cuma ingin menikmati waktunya tanpa harus memikirkan pekerjaan. Perasaannya sedang tidak baik dan ia benci dengan keadaan seperti ini. Waktu sudah menunjukkan pukul 9 dan para pengunjung justru semakin ramai. Hal itu menyebabkan Gyan sahabat Tristan, tidak bisa menemani karena sibuk menangani pengunjung. Sementara Adriel tidak bisa datang ke coffee shop karena masih menyelesaikan pekerjaan. “Kalau lo mau cangkir ke tiga,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN