Hari ini merupakan kali pertama secara resmi Arsa melakukan kerja pertama di rumah sakit. Sebagai seorang istri Ariana tentu mengantarkan sang suami bekerja. Tidak peduli weekend sekalipun, Arsa memutuskan untuk tetap masuk. Bagi Arsa rumah sakit bukanlah sebuah wadah bisnis dimana ia hanya ongkang-ongkang kaki menikmati hasil. Dibalut long dress floral semata kaki, Ariana melangkahkan penuh percaya diri. Ia berjalan di depan Arsa, menggandeng tangan Isyana. "Sayang..” panggil Arsa membuat langkah kaki Ariana terhenti. “Tas makanan kakak ketinggalan di mobil. Aku ambil dulu ya Mah. Kamu tunggu sini aja ya." ujar Arsa ketika mereka memasuki lobi rumah sakit. "Papa Isya ikut." Isyana melepaskan jemari Ariana. Gadis kecil itu berlari mengikuti sang papa membuat Ariana menggelengkan kepa

