BAB 29

1335 Kata

“Di mana kamu menyembunyikan Elara, Thalia?!” Arlo Danendra menggebrak meja kaca di dalam ruang tamu apartemen Thalia hingga cangkir teh di atasnya berdenting keras. Napas Arlo memburu kasar, penampilannya yang biasa rapi dengan setelan jas mahal kini tampak berantakan. Kemeja putihnya yang kusut dibiarkan terbuka pada dua kancing teratas, sementara rahangnya yang kokoh mengetat menahan amarah yang sudah berada di ubun-ubun. Sudah tiga hari sejak malam badai itu, dan seluruh jaringan intelijen Danendra Group yang dikerahkannya sama sekali tidak menemukan jejak digital maupun fisik dari Elara Altamis. Wanita itu seperti lenyap ditelan bumi tepat setelah melompat keluar dari mobilnya di tepi jalan tol malam itu. Thalia tidak bergeming dari sofa tempat duduknya, meskipun wajahnya tampak puc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN