Twenty Two

1204 Kata

“kay! Kamu melamun?” tanya Sarah yang sudah berdiri di samping meja Kanaya.          “hah? Kenapa Sar, kamu bicara apa tadi?”            “ya ampun kamu kenapa? Kok aneh begini, baru kali ini aku lihat kamu seperti orang bingung, kamu ada masalah? Aya bilang sama aku, setiap aku ada masalah kamu selalu membantuku jadi biarkan aku yang membantumu sekarang,” ucap Sarah.         “tidak ada Sar, aku hanya menimbang nimbang akan memilih universitas mana yang bisa menerima karyawan seperti aku untuk kuliah weekend, sabtu dan minggu,” kilah Kanaya padahal bukan itu yang sebenarnya yang ada dalam pikirannya. Ia sudah mendapatkan universitas untuk ia mengambil jenjang S2, universits dimana ia mengambil S1 dulu ada program S2 untuk karyawan seperti dirinya. Yang ada dalam pikiran Kanaya sebenar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN