Kanaya sedang bersiap berangkat ke kantor saat ponselnya berbunyi, sebuah panggilan dari Aldric, Kanaya mengernyitkan keningnya tidak biasanya Aldric menghubungi pagi pagi seperti ini jika tidak ada yang penting. Kanaya segera menjawab panggilan Aldric takut ada hal penting yang akan dibicarakan Aldric. “hal Al…” “Kay… setelah pulang kamu bisa ke apartemen aku sayang.” “kamu kenapa Al? suara kamu lemah sekali, kamu sakit.” “iya Kay, aku sedikit tidak enak badan.” “ya Tuhan kamu sakit Al, ya sudah aku kesana sekarang.” Kanaya mengakhiri sambungan teleponnya dan bergegas keluar dari kamarnya, ia berjalan menuju ruang makan dan seperti biasa ayah dan ibunya sedang sarapan pagi. “yah, bu aku ke apartemen Aldric ya, sepertinya aku tidak masuk kerja hari ini.” “ada apa Kay?” tanya

