Kanaya duduk di ruang rias gedung dimana ia dan Aldric akan bertunangan, semua dekorasi sudah siap dengan sangat megah dan mewah, penuh bunga bunga warna-warni yang indah. Ada panggung di depan hall dengan dekorasi seperti pelaminan tapi lebih sederhana, sudah ada nampan dengan kotak beludru berwarna biru berisi dua cincin pertunangan resmi mereka. Kanaya menatap dirinya di depan cermin besar di ruang rias, walau bukan pesta pernikahan wajahnya di make up dengan make up bold membuat wajahnya terlihat beda dari biasanya. Sangat cantik dan mempesona, tinggal sentuhan akhir saja, rambutnya juga sudah disanggul modern dengan aksen sedikit menjuntai di kanan kiri. "Cantik sekali," ucap perias yang sedang merias Kanaya. "Terima kasih," jawab Kanaya tersenyum, ia juga tidak menyangka wajahn

