Kanaya keluar dari ruang fitting dengan kebaya brokat berwarna peach yang simple tapi terlihat anggun, dengan hiasan kristal Swarovski di beberapa bagian lengan dan dadanya. "Bagaimana tante?" "Sepertinya kurang enak didengar kalau kamu memanggil tante Kay, panggil mama aja, sama seperti Aldric, lagipula mama juga akan jadi mama kamu kan setelah kamu menikah dengan Aldric." "Mama..." Panggil Kanaya Kikuk, ia belum terbiasa memanggil bu Nabila demikian. "Nah begitu dong, kamu terlihat cantik sayang memakai kebaya itu, kulit kamu putih mulus jadi sangat serasi. Aldric pasti kagum nanti melihat kamu saat acara pertunangan." "Mama bisa saja," jawab Kanaya tersipu. "Baiklah saya ambil kebaya ini buat calon menantu saya, tolong finishing sebelum hari H ya," pinta bu Nabila pada petug

