Eighty Four

1161 Kata

Kanaya keluar dari kamar mandi dengan rambut basah, ia melihat Aldric masih meringkuk di atas ranjang dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Entah berapa kali semalam Aldric mengungkung Kanaya dibawah pelukannya, Kanaya merasakan tubuhnya sangat lelah karena kegiatan mereka semalam. Aldric seperti tidak pernah lelah dan bosan melakukan hal itu. Kanaya kemudian melihat jam dinding dan terkejut karena jam dinding sudah menunjukkan pukul 6 pagi, ia bangun lebih terlambat hari ini karena lelah yang menderanya. Ia segera berjalan mendekati Aldric dan duduk di tepi ranjang, ia menggoyangkan tubuh Aldric perlahan untuk membangunkan suaminya. "Al... bangun...." Aldric hanya menggeliat sejenak tapi matanya tetap terpejam. Kanaya kembali menggoyangkan tubuh Aldric, jika tidak bangun seka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN