Eighty Three

1507 Kata

Kanaya membuka matanya, ia tertidur di pelukan Aldric setelah kegiatan mereka beberapa saat lalu. Ia akan bangkit dan turun dari ranjang tapi ia urungkan niatnya karena ia merasakan sakit yang sangat di pangkal pahanya. Kanaya kemudian duduk dan beringsut bersandar di kepala ranjang. Ia melirik Aldric yang juga terlelap, ia menarik selimut menutupi tubuh polosnya sampai ke d**a, ia lihat pakaiannya berserakan di sisi kanan ranjang begitu juga pakaian Aldric. Aldric memang sudah berusaha melakukannya dengan lembut tapi tetap saja ini yang pertama baginya dan sangat menyakitkan, untuk bergerak saja terasa sangat sakit. Kanaya berusaha turun dari ranjang walau rasa sakit masih menderanya, karena ia ingin buang air kecil ia terpaksa bergerak turun dari ranjang. Dengan perlahan dan menahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN