64. Letta Berulah Lagi

1070 Kata

Baru satu hari saja Gaston tidak pulang, Gelia sudah merasa kesepian. Tidak ada yang membuatnya kesal dan juga berdebat setiap kali bertemu. Untuk membunuh rasa bosan, Gelia keluar kamar dan entah ke mana yang akan dia tuju pun tak tahu. Makan malam sudah sekitar satu jam yang lalu selesai dilakukan dan sekarang perutnya tidak seberapa lapar tapi mulutnya ingin sekali ngemil makanan apa saja. Tau begini tadi Gelia belanja saja ke minimarket untuk membeli camilan atau apalah untuk stock di dalam kamar. “Malam Nona,” sapaan pembantu rumah yang menjumpainya ada di dalam dapur. “Malam, Bik.” “Ada yang bisa saya bantu?” “Eum … ada camilan nggak, Bik. Puding atau buah gitu.” “Oh, ada. Nona tunggu di sini saya siapan dulu.” “Terima kasih, Bik.” “Boleh sekalian buatkan saya coklat panas?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN