“Pagi, Pak Gavin,” sapa Djiwa saat melihat pria itu berdiri di depan lift bersama seorang gadis. “Pagi, Dji,” balas Gavin lalu sedikit melangkah mundur. “Kenalkan, ini putri saya, Kamila. Dia magang di sini untuk tiga bulan ke depan, di bagian keuangan.” Kamila tersenyum ramah dan lebih dulu mengulurkan tangan pada Djiwa dengan percaya diri. “Kamila Nadeem. Panggil aja Mila.” “Djiwa,” balasnya sambil menjabat Kamila dengan formal dan tidak berniat bertanya lebih. Ia sudah tahu Kamila adalah putri Gavin, tetapi ini kali pertama Djiwa bertemu dengan gadis itu secara langsung. “Nila baik-baik aja kemarin?” tanya Gavin bersamaan dengan pintu lift yang terbuka. Djiwa menarik napas panjang. Mempersilakan Gavin dan putrinya masuk ke lift lebih dulu. “Baik.” “Waktu saya keluar restoran, kali

