Setelah makan malam dengan burger dan kentang goreng, Win dan Ian mengajak King naik bianglala. King begitu senang hingga ia terus tersenyum sepanjang permainan bundar itu berputar di ketinggian. King meminta Wina untuk mengambil foto mereka bertiga. Dan Wina tak kuasa menolak. Ia juga ingin King memiliki foto keluarga. "Mungkin suatu hari, kita bisa foto di studio," kata Ian pada Wina seraya terus menatap foto mereka bertiga di ponselnya. Ia tersenyum ketika melihat wajah Wina memerah. "Aku nggak bercanda. Mungkin aja ... nanti." "Ehm, mungkin," tukas Wina. Ia tahu, kemungkinan itu akan sangat kecil jika ia mengingat bagaimana keluarga Ian--ibu Ian yang mengerikan. Wanita itu tak menyukainya. "King, kamu mau main apa lagi? Kamu udah capek?" tanya Ian pada King. Anak itu menggeleng. "A