Javier mencoba menyembunyikan semuanya dengan begitu apik. Dia juga melakukan berbagai cara Agar pacarnya tidak mengetahui kalau dirinya diam-diam sering pergi ke apartemen milik Sahara dan tidak memiliki waktu lagi untuk melati. Javier terus memberikan uang kepada pacarnya agar dia menghabiskannya seorang diri tanpa mengganggunya. Mengganggu dari kegiatan seperti pagi-pagi ini, Javier menelpon Sahara. Beruntungnya dia mendapatkan nomor pribadi wanita tersebut. "Halo Kak? Lu mau gue bawain apa nanti pas pulang sekolah?" "Sekolahnya juga belum kan? Kenapa nelpon gue sekarang? Gue lagi tidur b**o!" teriaknya terdengar kesal. Mungkin kata-kata itu terdengar menyebalkan, tapi Javier tertawa karenanya. "Gue udah bangun nih, mau gue buatin sarapan nggak?" Keheningan melanda sesaat sampai akh

