SEASON 2 : CHAPTER 27

1022 Kata

Zian tengah tidur nyenyak saat Resha meremas tangannya. Zian langsung tersentak dari mimpi indah. Ia membuka mata kemudian menyalakan lampu tidur. "Kenapa sayang?" "Perut aku sakit banget.." Resha terlihat menahan sakit. Mata Zian langsung terbuka lebar. Hanya butuh beberapa detik untuknya menyadari situasi. Zian langsung turun dari kasur. Zian kemudian menyalakan lampu utama. Pria itu berusaha bergerak dengan tenang. Ia bantu Resha untuk duduk dengan hati-hati. Zian mengambilkan istrinya itu kardigan. "Kamu tenang ya, jangan panik. Napas yang tenang.." Resha terlihat mencoba bernapas dengan tenang. "Kamu bisa jalan? Sanggup?" Resha mengangguk di sela menahan sakit. Zian kemudian membantu Resha turun dari kasur. Dengan erat Zian mendekap sang istri, memastikan istri dan anakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN