Waktu untuk Jun tinggal satu bulan lagi. Selama dua bulan terakhir Jun benar-benar melakukan semua yang ia bisa. Seperti memperbaiki diri, memperdalam ilmu agama dan lebih rajin beribadah. Sebenarnya Papa Wendy tak benar-benar sekeras itu pada Jun. Ia bukannya tak percaya pada Jun. Tapi ia ingin melihat apa Jun benar-bener serius atau hanya euforia sesaat saja menyukai putrinya. Bagaimanapun Minda adalah putri satu-satunya. Jadi Papa Minda tak ingin anaknya itu dikecewakan. "Mana Renno?" tanya Jun saat sampai di kafe mereka biasa bertemu dan tidak menemukan Renno. Hanya ada Tayra, Abi dan Xylo. "Dia sama Karin lagi berantem," jawab Abi. "Berantem lagi?" Tayra mengangguk. "Karin kesel banget sama Renno.." Jun menghela napasnya. "Nggak selesai-selesai berantemnya mereka.." "Tapi

