SEASON 2 : CHAPTER 17

1345 Kata

Vanya menatap nanar gelasnya. Ia duduk di sini tapi pikirannya entah ada di mana. "Kamu lagi mikirin apa?" Estvan duduk di depan perempuan itu, menatap Vanya dengan alis terangkat. Laki-laki itu langsung meneguk minumnya. Tak lama pelayan datang membawakan menu. Vanya pandangi laki-laki di depannya itu. Jika boleh jujur, sebenarnya Vanya pun tak benar-benar mengenal Estvan. Vanya sadar bahwa pengetahuannya tentang Estvan masihlah sangat sedikit. Tapi entah kenapa ada bagian dirinya yang tak ingin ia meninggalkan Estvan. Bagian itu seolah memintanya untuk tetap bertahan dengan laki-laki yang senyumnya saja sangat jarang Vanya lihat. "Cuma mikirin kerjaan," jawab Vanya berbohong. Ia menarik napas dalam kemudian membuangnya pelan. Vanya melihat menu di depannya. "Ohh.." sahut Estvan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN