Bab 62 | Deklarasi Pernikahan

2134 Kata

Kedatangan Byan ke lantai dua puluh satu membuat semua karyawan menjadi tegang dan penuh takut jika sesuatu yang buruk terjadi. Namun, saat wajah Byan terlihat begitu sumringah, ketakutan itu perlahan mereda. Ivan berada di belakangnya, melihat salah satu manager marketing mendekat untuk menanyakan keperluan Byan, Ivan langsung menggelengkan kepalanya dan dengan isyarat kepala meminta pria itu untuk menjauh. “Lanjutkan saja kerja kalian. Aku ada urusan pribadi.” Ucap Byan yang kini melihat waktu sudah menunjukkan pukul empat sore. Dia mengetuk pintu ruangan Kasih membuat para pegawai berbisik dengan penuh tanya. Byan yang mereka lihat sangat berbeda hari ini. Seperti mereka baru melihat sosok Byan yang ramah. Ketukan pintu di ruangannya membuat Kasih meminta tamunya itu masuk, lebi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN