76. Berita Dilema

1089 Kata

"Mas." Malam di mana Ron baru saja pulang kerja, dia lembur saat itu. Meninggalkan Larissa dan Affa yang tengah rewel akhir-akhir ini. Untungnya saat bibi tak ada, Ahra mau menemani. "Iya, kenapa?" Larissa sedang fokus di ponsel. Berbalas pesan. "Orion mau datang katanya." "Kapan?" "Sekarang." Yang Larissa lirik suami. Kontan Ron berdecak. "Semendadak itu? Untuk apa?" Larissa kedikkan bahu. "Entahlah, hanya bilang mau bertamu. Ya sudah, aku iyakan." "Langsung diiyakan? Kenapa tidak tanya pendapat Mas dulu? Ini, kan, sudah malam. Bisa saja kamu menolak dan memintanya datang besok saja." "Maaf, telanjur ambil keputusan." Agak memelas dia. Ron pun mendengkus. Namun, tak tampak marah. "Ya sudah. Mas mandi dulu." Larissa mengangguk. Ya ampun, padahal yang selalu meminta Ron agar sela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN